Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 November 2013

Tips cara mengobati sakit gigi

Cara mengobati sakit gigi - Sakit gigi disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya gangguan gusi, gigi berlubang atau gigi sensitif yang tentunya akan mengganggu produktifitas sehari-hari karena sakitnya yang kadang tidak tertahankan.

Khusus untuk sakit gigi karena gigi berlubang, kita bisa menggunakan beberapa bahan tradisional yang bisa anda gunakan sementara untuk meredam sakitnya sebelum dibawa ke dokter gigi untuk mengambil tindakan perawatan.

Berikut beberapa bahan alami tradisional yang bisa didapatkan dengan mudah dan murah untuk mengobati sakit gigi berlubang.


Berbagai bahan tradisional mengobati sakit gigi secara almi

Bawang putih
Mungkin anda bertanya-tanya apakah bisa bawang putih untuk mengobati gigi? Padahal yang kita tahu bahwa bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur, tetapi selain berguna untuk bumbu dapur bawang putih juga kaya akan manfaat yang baik untuk kesehatan, dan salah satunya adalah bermanfaat untuk mengobati sakit gigi.

Adapun cara penggunaannya adalah sbb: siapkan bawang putih satu siung, kemudian kupas dan buang kulitnya, langkah selanjutnya tumbuk bawang putih samapai hanjur dan tambahkan sedikit kacang. Lalu oleskan kepermukaan gigi yang sakit.

Kunyit
Siapa yang tidak kenal dengan tumbuhan herbal yang satu ini, tumbuhan yang sudah sangat mengakar dengan sifat kemedisannya ini, ternyata juga bisa anda gunakan untuk mengobati sakit gigi secara alami. Adapun caranya adalah: siapkan kunyit secukupnya kemudian bakar kunyit kedalam bara api. Setalah kunyit dibakar, tumbuk kunyit sampai halus/ hancur. Nah bubuk inilah yang nantinya dapat anda gunakan untuk bedak gigi (obat gigi secara alami).

Lada atau Merica
Cara pengobatanya: sipakan sekitar 1 sendok teh lada bubuk serta siapkan juga sedikit garam dapur. Campurkan kedua bahan tadi, lalu masukkan campuran mrica dan garam ke gigi yang terasa sakit/ gigi yang berluban.

Asafetida
Asafetida merupakan salah satu bahan pembunuh rasa sakit paling mujarab. Adapun cara penyembuhan menggunakan Asafetida adalah sbb: siapkan sekitar setengah sendok makan Asafetida lalu anda campur asafetida dengan air lemon setengah sendok makan juga.  Gunakan ramuan ini untuk mengobati sakit gigi anda.

Peppermint
Cara pembuatan obatnya: siapkan sekitar 5 gram peppermint, lalu rebus peppermint dengan air sekitar satu cangkir, kemudian tambahkan sedikit garam. Biarkan hingga mendidih, setelah mendidih angkat dan diamkan dulu agar tidak panas. Minum ramuan ini 2 x dalam sehari.

Es Batu
Es batu dapat membuat bagian tubuh mati rasa, sehingga bermanfaat baik untuk mematikan rasa sakit pada gigi. Cara pengobatan menggunakan es batu: siapkan es batu kemudian gosokkan ke bagian gigi yang sakit selama beberapa detik atau menit.

Mentimun
Buah mentimun mungkin terkenal akan manfaatnya untuk kulit, namun siapa sangka bahwa buah ini juga bermanfaat baik untuk mengobati gigi anda. Adapun cara pembuatan obatnya adalah sbb: siapkan buah mentimun lalu potong-potong kecil dan masukan ke bagian gigi yang berlubang/ gigi sakit.

Bayam
Cara pengobatannya: siapakan beberapa lembar daun bayam yang masih segar lalu kunyah daun tersebut. Hal ini bisa membantu anda untuk memperkuat gusi, sehingga anda tidak sering terkena sakit gigi.

Demikian tips singkat cara mengobati sakit gigi berlubang kali ini, semoga bermanfaat untuk referensi kehidupan anda.

Rabu, 26 Juni 2013

Mitos seputar kanker payudara

Mitos kanker payudara -Banyaknya mitos yang beredar, menyebabkan banyak orang salah beranggapan tentang kanker payudara. Misalnya, banyak mengkonsumsi kafein atau penggunaan mammograms, dapat memicu kanker payudara. Berikut beberapa mitos yang sering beredar dan faktanya.

  • Mitos: Hanya wanita yang berlatang belakang keluarga pengidap kanker, yang dapat terkena kanker payudara. Fakta : Sekitar 70% wanita penderita kanker payudara, justru tidak memiliki latar belakang tersebut. Namun, jika ada keluarga terdekat (misalnya ibu atau saudari) Anda yang mengidap kanker payudara, artinya resiko Anda terkena kanker payudara, meningkat.
  • Mitos : Mengenakan bra berkawat dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara. Fakta : Teori bahwa penggunaan bra berkawat dapat memampatkan saluran limfatik, menjadikan racun menumpuk sehingga menyebabkan kanker, telah dibantah. Karena, penggunaan bra atau jenis pakaian dalam lainnya tidak memicu terjadinya kanker.
  • Mitos: Wanita dengan payudara kecil, beresiko lebih kecil terkena kanker payudara. Fakta: Ukuran payudara tidak mempengaruhi kanker payudara, hanya saja, ukuran payudara yang besar, menjadikan kanker lebih sulit untuk dideteksi
  • Mitos: Kanker selalu berawal dengan adanya benjolan. Fakta : Selain benjolan, gejala awal kanker payudara adalah pembengkakan, iritasi, puting menjadi kemerahan atau bersisik. Kanker payudara juga dapat menyebar hingga ke bagian ketiak.
  • Mitos : Sering mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan kanker. Fakta : Tidak ada hubungan antara mengkonsumsi kafein dan kanker. 
  • Mitos : Wanita yang kelebihan berat badan, memiliki tingkat resiko yang sama dengan wanita yang memiliki berat badan normal. Fakta : Penderita obesitas memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker payudara, terutama setelah memasuki masa menopause. 
  • Mitos : Pemeriksaan rutin dengan mammograms dapat meningkatkan resiko kanker payudara akibat radiasinya. Fakta : Memang benar, bahwa mammograms menggunakan radiasi, tapi, jumlahnya sangat sedikit jika dibandingkan dengan manfaat dari tes tersebut. Mammograms dapat mendeteksi adanya benjolan jauh lebih dulu sebelum Anda merasakan adanya masalah di payudara Anda.

Disarankan untuk melakukan screening mammogram setiap satu atau dua tahun sekali, terutama setelah memasuki usia empat puluh tahun.

artikel terkait :
cara mencegah kanker payudara
gejala kanker payudara
penyebab kanker payudara
ciri ciri kanker payudara

cara mencegah kanker payudara

Cara mencegah kanker payudara - Anda ingin mencegah terjadinya kanker payudara? Well, pada postingan kali ini Wowgi blog akan sedikit memberikan tips bagimana cara mencegah kanker payudara yang benar dan baik secara alami. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang serius, bahkan mematikan, penyakit ini mayoritas di derita oleh kaum perempuan. Bahayanya penyakit ini lebih tinggi, mungkin penderita harus mengeluarkan banyak biaya untuk menghadapi penyakit ini. Nah, sebelum ada vonis tentang keberadaan penyakit ini, kita bisa mencegahnya dengan selalu memeriksa diri sendiri, bagaimana caranya?


Nah, di bawah ini adalah beberapa langkah/cara melakukan sadari yang saya kutip dari salah satu sumber yang saya percaya kebenarannya. Inilah pemaparannya, silahkan di simak:
Biasakanlah memeriksa payudara sendiri (sadari), sebab 85 persen perempuan menemukan adanya benjolan di payudara melalui pemeriksaan tersebut.

Pencegah Kanker Payudara :
Berbaringlah dengan posisi bantal di bawah bahu kanan. Letakkan tangan kanan di bawah kepala. Periksa seluruh daerah payudara dengan bantuan tiga jari bagian tengah tangan kiri. Pijat dan tekan, termasuk daerah puting. Ulangi langkah tersebut di payudara kiri. Rasakan apakah ada benjolan di payudara.

Berdirilah di depan cermin dan perhatikan payudara Anda, apakah ada perubahan seperti kerutan, kulit yang kasar, serta adanya cairan bening atau berwarna dari puting. Lalu letakkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke depan untuk melihat apakah ada perubahan bentuk payudara. Lakukan juga perabaan di seluruh payudara untuk mengetahui adanya benjolan.

Agar hasil pemeriksaan tersebut akurat, sebaiknya lakukan sendiri, tidak lebih dari dua minggu setelah awal menstruasi. Dan yang juga tidak kalah penting, lakukan tindakan pencegahan dengan menjalani diet rendah lemak. Selain itu hindari rokok dan alkohol, apalagi jika Anda termasuk yang berisiko tinggi terserang kanker payudara. Misalnya wanita yang melahirkan anak pertama di atas usia 30 tahun atau mengalami menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.

Selasa, 25 Juni 2013

Gejala kanker payudara

gejala kanker payudara - Jika anda mencurigai adanya aktifitas asing di tubuh dengan ciri ciri sakit payudara anda sebaiknya segera periksakan ke dokter ahli untuk melihat dan memastikan resiko kanker di dalam tubuh anda.


Ada beberapa gejala kanker payudara yang dapat dilihat. Berikut adalah gejala-gejala yang dimaksud:
  • Adanya benjolan pada payudara yang dapat diraba.
  • Perubahan bentuk dan ukuran payudara.
  • Adanya luka di sekitar puting susu dan sekitarnya yang sukar sembuh.
  • Adanya cairan (darah atau nanah-berwarna kuning sampai kehijauan) yang keluar dari puting susu.
  • Perubahan pada puting susu seperti gatal, terasa terbakar, dan tertarik ke dalam (retraksi).
  • Adanya kerutan-kerutan (seperti jeruk purut) pada kulit payudara.
  • Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.

Segera periksakan payudara Anda ke dokter bila timbul gejala-gejala yang telah disebutkan agar bisa segera ditangani dengan baik. Diusahakan untuk melakukan diagnosis dini karena kanker payudara lebih mudah diobati dan bisa disembuhkan jika masih pada stadium awal.

Untuk mendeteksi secara dini, dapat dilakukan pemeriksaan sendiri pada payudara setiap 5-7 hari setelah masa menstruasi, dengan mammografi (pemeriksaan dengan sinar X), atau dengan biopsi (mengangkat sedikit jaringan kelenjar susu untuk diagnosis).

Penyebab kanker payudara

penyebab kanker payudara - Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker payudara. Dokter mengetahui bahwa kanker payudara terjadi ketika beberapa sel payudara mulai berkembang secara tidak normal. Sel-sel tersebut membagi lebih cepat daripada sel pada umumnya. Akumulasi sel ini membentuk tumor yang dapat menyebar pada payudara, jaringan getah bening atau bagian tubuh lain.

Kanker payudara paling sering dimulai pada saluran produksi susu. Dokter menyebut jenis kanker ini cancer invasive ductal carcinoma. Kanker payudara juga dapat dimulai dari lobulus (invasive lobular carcinoma) atau sel pada payudara.


Ilmuan mengidentifikasi hal yang dapat meningkatkan risiko anda memiliki kanker payudara. Tapi tidak jelas apa kenapa beberapa orang tidak memiliki faktor risiko mengalami kanker, sementara orang lain yang memiliki faktor risiko tidak pernah mengalaminya. Sepertinya kanker payudara disebabkan oleh kombinasi dari faktor genetik dan lingkungan anda.

Kanker payudara karena keturunan
Dokter memperkirakan bahwa 5 sampai 10 persen kanker payudara berhubungan pada mutasi genetik pada generasi di dalam keluarga. Sejumlah gen rusak yang diwariskan dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara telah diidentifikasi. Yang umum adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

Jika anda memiliki catatan keluarga yang kuat dengan kanker payudara atau kanker lain, tes darah dapat membantu mengidentifikasi BRCA yang rusak atau gen lain yang terdapat di dalam keluarga.

Faktor risiko Terkena Kanker Payudara
Faktor risiko adalah segala sesuatu yang membuat anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara. Tetapi memiliki satu atau bahkan beberapa faktor risiko tidak berarti anda akan mengalami kanker – beberapa wanita dengan kanker payudara tidak memiliki faktor risiko apapun yang diketahui daripada wanita lain.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara antara lain:

  • Wanita. Wanita lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara daripada laki-laki.
  • Bertambahnya usia. Risiko anda mengalami kanker payudara meningkat seiring usia. Wanita yang berusia lebih dari 60 tahun memiliki risiko lebih besar daripada wanita dengan usia yang lebih muda.
  • Catatan pribadi dengan kanker payudara. Jika anda memiliki kanker pada satu payudara, anda memiliki peningkatan risiko mengalami kanker pada payudara yang lain.
  • Sejarah keluarga dengan kanker payudara. Jika anda memiliki ibu, saudara perempuan atau anak perempuan dengan kanker payudara, anda memiliki peluang yang lebih besar terdiagnosa dengan kanker payudara. Tetapi secara umum mereka yang memiliki kanker payudara tidak memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara.
  • Gen keturunan yang meningkatkan risiko kanker. Mutasi gen tertentu yang meningkatkan risiko kanker payudara dapat menurun dari orang tua kepada anak. Mutasi gen yang dimaksud adalah BRCA1 dan BRCA2. Gen tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker lain, tetapi mereka tidak membuat kanker pasti terjadi.
  • Terkena radiasi. Jika anda menerima perawatan dengan radiasi pada dada saat anak-anak atau orang dewasa yang muda, anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara di kemudian hari.
  • Obesitas. Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko anda mengalami kanker payudara.
  • Datang bulan yang dimulai pada usia lebih muda. Masa datang bulan yang dimulai sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Menopause yang dimulai pada usia yang lebih tua. Jika masa menopause anda dimulai setelah usia 55 tahun, anda akan memiliki kemungkinan lebih mengalami kanker payudara.
  • Memiliki anak pertama pada usia yang lebih tua. Wanita yang baru memiliki anak setelah usia 35 dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Terapi hormon postmenopausal. Mereka yang menggunakan pengobatan terapi hormon yang mengkombinasikan esterogen dan progesterone untuk mengobati tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara.
  • Minum alkohol. Minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

artikel terkait :
ciri ciri kanker payudara
gejala kanker payudara
cara mencegah kanker payudara